Perceraian dan pernikahan ulang orangtua bisa menjadi momen yang sangat emosional dan membingungkan bagi anak-anak. Ketika orangtua memutuskan untuk membangun kehidupan baru dengan pasangan baru, anak-anak sering kali dihadapkan dengan berbagai pertanyaan yang dapat membuat mereka merasa tidak nyaman. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa pertanyaan yang sering kali muncul dan bagaimana pertanyaan-pertanyaan ini bisa berdampak pada perasaan anak.
- “Apakah kamu tidak senang dengan pernikahan baru ini?”
Pertanyaan ini bisa membuat anak merasa tertekan untuk memberikan jawaban yang diharapkan, terutama jika mereka merasa bingung atau ragu terhadap situasi baru ini. Mereka mungkin merasa bahwa jika mereka mengungkapkan ketidakpuasan, itu berarti mereka tidak mencintai orangtua atau pasangan baru tersebut.
- “Bagaimana perasaanmu tentang ayah/ibu baru?”
Pertanyaan ini bisa memperparah perasaan anak, terutama jika mereka belum sepenuhnya menerima kehadiran pasangan baru orangtua mereka. Anak-anak mungkin merasa bersalah jika mereka tidak dapat memberikan jawaban yang positif atau jika mereka lebih memilih hubungan dengan orangtua yang lama.
- “Apa yang kamu lakukan dengan ayah/ibu baru?”
Menanyakan kegiatan yang dilakukan bersama pasangan baru orangtua dapat membuat anak merasa terasing. Mereka mungkin merasa diabaikan ketika mendengar bahwa orangtua mereka melanjutkan kehidupan dengan orang lain, sementara mereka berjuang untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut.
- “Mengapa kamu tidak mengunjungi aku di akhir pekan lagi?”
Jika orangtua baru mengubah rutinitas atau jadwal kunjungan, anak-anak mungkin merasa ditinggalkan atau kehilangan. Pertanyaan ini mencerminkan rasa sakit yang dirasakan akibat perubahan yang mendalam dalam hidup mereka.
- “Apakah kamu masih mencintai aku?”
Ketika anak-anak merasa terancam oleh keberadaan orangtua baru, mereka mungkin merasa perlu menanyakan seberapa besar cinta orangtua mereka kepada mereka. Ini adalah pertanyaan yang sangat sensitif dan dapat menimbulkan banyak kecemasan pada anak.
- “Apakah kami masih keluarga?”
Ketidakpastian mengenai status hubungan keluarga dapat membuat anak-anak merasa gelisah. Saat orangtua menikah lagi, anak sering kali bertanya-tanya tentang identitas mereka dalam struktur keluarga yang baru dan apakah hubungan mereka dengan orangtua yang lama akan tetap utuh.
- “Kenapa kamu tidak bisa kembali bersama ayah/ibu yang dulu?”
Pertanyaan ini mungkin muncul dari anak-anak yang merasa nostalgia terhadap masa-masa sebelum perceraian. Mereka mungkin berjuang dengan pemahaman tentang perubahan yang terjadi dalam keluarga dan merindukan kebersamaan lama.
- “Sampai kapan kita akan tinggal bersama ayah/ibu baru?”
Ada ketidakpastian yang mengganggu dan cemas ketika anak-anak mempertanyakan masa depan mereka dalam konteks pernikahan orangtua baru. Mereka ingin kepastian agar bisa mempersiapkan diri atas segala kemungkinan yang akan terjadi.
- “Perbandingan antara ayah/ibu baru dan ayah/ibu yang lama.”
Anak-anak mungkin merasa terjebak dalam perbandingan ini, terutama jika mereka merasa ada tekanan untuk menyukai salah satu lebih dari yang lain. Ini bisa mengakibatkan konflik emosional yang lebih lanjut.
- “Apakah kamu lebih bahagia sekarang?”
Pertanyaan ini bisa sangat memberatkan, karena anak-anak sering kali merasa perlu untuk mempertimbangkan perasaan orangtua mereka. Mereka mungkin merasa bersalah jika merasa tidak bahagia meski orangtuanya tampak lebih bahagia dengan pasangan baru.
Menghadapi situasi di mana orangtua menikah lagi tentu dapat membingungkan bagi anak. Penting untuk memahami bahwa setiap pertanyaan berasal dari perasaan ketidakpastian, kehilangan, dan kekhawatiran. Orangtua harus berusaha untuk menciptakan ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan perasaan mereka. Komunikasi terbuka dan penuh kasih sayang sangat diperlukan untuk membantu anak melewati masa transisi ini. Dengan pengertian dan dukungan, anak-anak dapat belajar untuk menerima bahwa meskipun situasi keluarga mereka telah berubah, cinta dan perhatian orangtua tetap ada untuk mereka.











