Setiap sekolah pasti memiliki seorang Guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang bertugas untuk membantu siswa dalam masalah emosional dan sosial. Namun, tak jarang interaksi antara anak-anak dan guru BK menimbulkan momen lucu yang bisa membuat kita terpingkal-pingkal. Dalam artikel ini, kita akan membahas tujuh kelakuan anak yang dipanggil Guru BK yang bikin ngakak. Mari kita lihat kebandelan dan kelucuan mereka!
- Keberatan saat dipanggil:
Sering kali, ketika namanya dipanggil oleh guru BK, anak-anak ini biasanya akan berusaha mencari alasan untuk tidak masuk. Misalnya, mereka bisa saja tiba-tiba meraih tangannya yang sakit atau mengklaim bahwa hewan peliharaan mereka membutuhkan perhatian. Semua ini jelas membuat suasana menjadi lebih lucu. - Pura-pura tidak mendengar:
Ada juga beberapa anak yang akan berperilaku seolah-olah tidak bisa mendengar saat nama mereka dipanggil. Mereka akan terus asyik bermain game di ponsel atau bercanda dengan teman-temannya, membuat guru BK harus berulang kali memanggil dengan suara yang lebih keras. - Membawa “teman” untuk dukungan:
Ketika dipanggil guru BK, beberapa anak kadang-kadang membawa teman dekat mereka berbondong-bondong. Mereka percaya bahwa dengan membawa dukungan, mereka akan merasa lebih percaya diri. Padahal, ini justru membuat situasi menjadi lebih konyol saat teman tersebut mulai berhayal dan menambah cerita yang tidak relevan. - Curhat sambil nonton video lucu:
Dalam suatu sesi konseling, seorang siswa pernah asyik curhat sambil membuka aplikasi media sosial. Tiba-tiba, mereka terjebak di video lucu, dan tanpa sadar, mereka tertawa terbahak-bahak saat seharusnya mendengarkan nasihat dari guru BK. Momen ini bikin semua orang di ruangan tertawa. - Ngaku masalah cinta yang konyol:
Ketika ditanya tentang masalah mereka, tak jarang anak-anak datang dengan masalah percintaan yang bisa bikin ngakak. Misalnya, seorang anak mengeluh tentang “cinta segitiga” antara dia dan dua bantal kesayangannya. Situasi semacam ini membuat suasana menjadi rileks dan menghibur. - Minta rekomendasi snack:
Beberapa siswa yang merasa tidak nyaman saat dipanggil biasanya akan memanfaatkan momen ini untuk meminta rekomendasi snack atau makanan ringan favorit guru BK. Dengan harapan bisa mendapatkan sedikit treats setelah sesi, ini tentu saja bisa membuat semua orang di ruangan tertawa dengan komentar dan candaan yang muncul. - Membuat janji temu tanpa merasa bersalah:
Yang terakhir, banyak anak yang dengan santainya membuat janji untuk balik ke kantor guru BK “secepatnya” tanpa merasa bersalah. Dalam pemikiran mereka, janji tersebut biasanya justru lebih berfungsi sebagai lelucon. Contohnya, mereka akan mengatakan, “Saya akan kembali setelah mendapatkan nilai 100”, yang tentu saja, membuat semua orang tertawa.
Kelakuan anak-anak yang dipanggil guru BK seringkali menciptakan situasi lucu dan mengharukan. Meskipun mereka mungkin merasa cemas saat dipanggil, dari setiap kelakuan yang konyol ini, kita bisa melihat sisi ceria dan humoris dari dunia pendidikan. Semoga artikel ini menghibur dan bisa membawa senyum di wajah Anda! Jangan ragu untuk berbagi pengalaman lucu Anda yang serupa di kolom komentar!











