Berita Viral

Serba Bisa! Hal-hal yang Bisa SBY Kerjakan Setelah Tak Jadi Presiden

2
×

Serba Bisa! Hal-hal yang Bisa SBY Kerjakan Setelah Tak Jadi Presiden

Sebarkan artikel ini

Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan kursi kepemimpinan dengan banyak prestasi dan pengalaman. Namun, kehidupan setelah menjadi presiden tidak berarti berakhirnya kontribusinya kepada bangsa. SBY memiliki berbagai potensi dan kemampuan yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan negara. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan SBY setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

  • Menjadi Pembicara Publik dan Motivator: Dengan pengalaman panjang dalam dunia politik dan pemerintahan, SBY dapat menjadi pembicara publik yang memberikan inspirasi dan motivasi kepada generasi muda serta para pemimpin masa depan.
  • Mendirikan LSM atau Yayasan Sosial: SBY bisa mendirikan lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau yayasan sosial yang fokus pada isu-isu yang dekat di hatinya, seperti pendidikan, lingkungan, atau kesehatan masyarakat.
  • Menulis Buku atau Otobiografi: Pengalaman selama menjabat presiden memberikan banyak cerita dan pelajaran. Menulis buku atau otobiografi bisa menjadi cara bagi SBY untuk berbagi pengalaman dan pandangan tentang kepemimpinan dan kehidupan.
  • Terlibat dalam Diplomasi Internasional: Sebagai mantan presiden, SBY memiliki keahlian dalam diplomasi dan hubungan internasional. Ia dapat terlibat dalam organisasi internasional atau forum-forum diplomatik untuk mempromosikan kepentingan Indonesia.
  • Memberikan Kuliah Umum di Universitas: SBY dapat membagikan pengetahuan dan pengalamannya dengan mahasiswa melalui kuliah umum atau sesi diskusi di universitas-universitas di Indonesia maupun luar negeri.
  • Menjadi Konsultan atau Penasihat: Dengan latar belakangnya yang kaya, SBY bisa menawarkan jasa sebagai konsultan atau penasihat bagi berbagai organisasi, baik itu pemerintah, perusahaan swasta, maupun lembaga internasional.
  • Aktif di Media Sosial dan Blogging: SBY dapat menggunakan platform media sosial dan blogging untuk menyampaikan pemikirannya, membahas isu-isu nasional maupun internasional, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.
  • Mengikuti Kegiatan Olahraga dan Kebugaran: Setelah meninggalkan tuntutan presiden, SBY memiliki lebih banyak waktu untuk berfokus pada kesehatan dan kebugaran fisiknya, mengikuti kegiatan olahraga atau bahkan menjadi duta olahraga.
  • Berkontribusi dalam Proyek Budaya dan Seni: SBY dapat mendukung dan menginisiasi proyek budaya dan seni yang dapat memperkaya warisan budaya Indonesia serta meningkatkan apresiasi seni di masyarakat.
  • Menjadi Anggota Dewan Perwakilan di Organisasi Internasional: Dengan reputasi dan pengalamannya, SBY dapat menjadi anggota dewan perwakilan di berbagai organisasi internasional yang berfokus pada isu-isu global penting, seperti perubahan iklim dan perdamaian dunia.
  • Mendukung Program dan Inisiatif Pendidikan: SBY dapat berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, baik melalui dukungan finansial, pengetahuan, atau kebijakan yang mendukung pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak Indonesia.
  • Menjalin Kerjasama dengan Pengusaha Muda: SBY bisa mendukung pengusaha muda dan startup dengan berbagi pengalaman serta membantu mereka dalam mengatasi tantangan bisnis yang dihadapi.
  • Aktif di Kegiatan Kemanusiaan dan Bantuan Bencana: SBY dapat terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, seperti memberikan bantuan kepada korban bencana alam dan mendukung kegiatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Dengan berbagai potensi dan keahlian yang dimilikinya, SBY diyakini masih memiliki banyak hal yang bisa disumbangkan untuk bangsa dan masyarakat setelah menyelesaikan masa jabatannya. Keterlibatan aktif dalam berbagai bidang, baik politik, sosial, budaya, maupun pendidikan, akan membantu SBY untuk terus memberi dampak positif bagi negara ini. Pada akhirnya, meski tidak lagi menjabat sebagai presiden, SBY dapat terus menjadi teladan dan inspirasi bagi banyak orang di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *