Di Indonesia, sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang paling populer dan diminati. Dengan kondisi jalanan yang beragam dan padatnya lalu lintas, para pengendara motor seringkali melakukan kebiasaan-kebiasaan yang bisa bikin geleng-geleng kepala. Kebiasaan ini tidak hanya terlihat konyol tetapi juga bisa berbahaya, baik untuk diri sendiri maupun untuk pengendara lainnya. Mari kita telusuri beberapa kebiasaan pengendara motor di Indonesia yang patut dicatat.
- Wira-wiri di Antara Kendaraan: Banyak pengendara motor yang suka “nyelip” di antara mobil, bahkan di tengah kemacetan. Meskipun hal ini bisa mempercepat perjalanan, cara ini sangat berisiko dan bisa menyebabkan kecelakaan.
- Tidak Menggunakan Helm: Meskipun sudah ada peraturan yang mewajibkan penggunaan helm, masih banyak pengendara yang berani melanggar. Helm adalah pelindung utama saat berkendara, dan tidak memakainya sangat berbahaya.
- Berboncengan Tanpa Menghitung Keselamatan: Seringkali kita melihat lebih dari dua orang menaiki sepeda motor. Ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama saat kondisi jalanan tidak mendukung.
- Mengemudikan Kendaraan dengan Kecepatan Tinggi di Jalanan Padat: Meskipun jalanan penuh sesak, ada saja pengendara motor yang merasa perlu untuk melaju dengan kecepatan tinggi. Kebiasaan ini sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kecelakaan serius.
- Sering Menerobos Lampu Merah: Menerobos lampu merah adalah kebiasaan umum yang kerap dilakukan oleh pengendara motor. Padahal, lampu merah bertujuan untuk mengatur lalu lintas dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
- Melanggar Marka Jalan: Banyak pengendara motor yang mengabaikan marka jalan dan rambu-rambu lalu lintas. Kebiasaan ini tidak hanya membuat pengendara berisiko, tetapi juga mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.
- Menyerobot Jalur Busway: Meskipun ada jalur khusus untuk bus, sering kali pengendara motor mengambil jalur tersebut, menyebabkan kemacetan dan konflik dengan pengguna jalan lainnya.
- Berkendara Sambil Menggunakan Ponsel: Entah itu untuk berkomunikasi atau sekadar mengecek pesan, kebiasaan menggunakan ponsel saat berkendara sangat berbahaya. Perhatian yang terbagi bisa mengakibatkan kecelakaan fatal.
- Berhenti di Tengah Jalan untuk Mengobrol: Beberapa pengendara motor cenderung berhenti di tengah jalan untuk berbincang-bincang, yang sangat mengganggu laju kendaraan lain dan meningkatkan risiko kecelakaan.
- Membawa Barang dalam Jumlah Berlebihan: Membawa barang yang terlalu banyak atau besar saat berkendara bisa membuat keseimbangan motor terganggu, membuat pengendara sulit mengendalikan sepeda motornya.
- Menyalakan Klakson Tanpa Alasan: Klakson yang berbunyi terus-menerus tidak hanya mengganggu ketenteraman, tetapi juga menunjukkan kurangnya kesadaran pengendara terhadap situasi di sekitarnya.
- Mengabaikan Rambu Larangan: Banyak pengendara yang dengan ringan melewati rambu-rambu yang melarang mereka untuk berkendara di area tertentu, seperti trotoar atau area pedestrian.
- Berhenti di Tempat yang Tidak Sesuai: Sering kali, pengendara motor memilih untuk parkir di tempat yang tidak seharusnya, seperti trotoar atau area parkir yang dilarang, mengganggu pengguna jalan lainnya.
- Kurangnya Perawatan pada Kendaraan: Banyak pengendara yang lebih fokus pada penampilan daripada perawatan kendaraan mereka. Kendaraan yang tidak terawat dapat menyebabkan kegagalan teknik yang dapat berakibat fatal di jalan.
- Menyalip dari Sisi Kiri Sambil Melihat Belakang: Tindakan ini tidak hanya ilegal tetapi juga sangat berbahaya, bisa menyebabkan kecelakaan ketika kendaraan lain berubah arah tanpa memperhatikan pengendara yang menyusul.
Kebiasaan-kebiasaan ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran dalam berkendara. Dengan memahami bahaya yang ada, harapannya pengendara motor di Indonesia dapat lebih bertanggung jawab dan memperhatikan keselamatan di jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengendara. Mari kita berusaha untuk menjadi pengendara yang lebih bijak dan memahami risiko yang dihadapi di jalan raya. Dengan saling menghormati dan mematuhi aturan lalu lintas, kita semua dapat menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan nyaman untuk semua.











