Berita Viral

Lagu Tulus Rasa Pop Punk: 7 Plesetan Kocak yang Bikin Telinga Auto Happy

21
×

Lagu Tulus Rasa Pop Punk: 7 Plesetan Kocak yang Bikin Telinga Auto Happy

Sebarkan artikel ini

Musik adalah salah satu cara terbaik untuk mengekspresikan perasaan dan emosi. Dr. Tulus adalah salah satu musisi berbakat Indonesia yang telah menghibur banyak orang dengan lagu-lagu hitsnya. Di antara lagu-lagu tersebut, ada satu yang cukup menarik perhatian yaitu “Rasa”. Melodi yang mendayu-dayu dan lirik yang mendalam, membuat lagu ini mudah dikenali. Namun, pecinta musik di Indonesia seringkali memiliki cara unik untuk mengekspresikan cinta mereka terhadap lagu-lagu, salah satunya dengan menciptakan plesetan dari lirik lagu tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas tujuh plesetan kocak dari lagu “Rasa” yang pasti akan membuat telinga Anda auto happy!

  • Plesetan 1: “Rasa Satu Pinta” – Saat mendengarkan bait ini, banyak dari kita yang teringat dengan ungkapan klasik tentang cinta yang ‘pintar’. Plesetan ini mengubah lagu menjadi lebih lucu dan menggelitik, seakan-akan si penyanyi meminta satu pinta (permintaan) kepada sang kekasih, bukan hanya rasa cinta.
  • Plesetan 2: “Rasa Gak Ada Kenaikannya” – Banyak orang beranggapan bahwa perasaan kadang sulit untuk dipahami. Dengan plesetan ini, kita seakan-akan diberitahu bahwa meskipun perasaan itu ada, rasanya seolah-olah ‘gak ada kenaikannya’. Sangat cocok untuk menggambarkan masa-masa ketika cinta itu terasa datar!
  • Plesetan 3: “Rasa Jauh Dari Cinta” – Dalam cinta, terkadang kita merasa jauh dari harapan. Plesetan ini mengungkapkan kekecewaan dengan humor, seolah-olah si penyanyi berada dalam perjalanan ‘jauh’ dan bingung mencari arah kembali ke hati sang kekasih.
  • Plesetan 4: “Rasa Nasi Goreng” – Siapa yang tidak suka nasi goreng? Dengan plesetan ini, terasa ada nuansa masakan yang sangat akrab dengan kita. Rasa nasi goreng ini menggambarkan rasa sederhana namun begitu memuaskan, sejalan dengan perasaan cinta yang tulus dan menyenangkan.
  • Plesetan 5: “Rasa Penuh Patah Hati” – Patah hati adalah tema yang sering diangkat dalam lagu pop. Dalam plesetan ini, kita diberi gambaran betapa penuh rasa patah hati dalam hidup seseorang, dan tentu saja, disampaikan dengan cara yang lucu dan relatable.
  • Plesetan 6: “Rasa Koperasi” – Menariknya, plesetan ini menyentuh aspek ekonomi dengan gaya jenaka. Dengan menambahkan unsur koperasi, kita seolah-olah diajak untuk berbagi rasa dan cinta dalam hubungan, mirip seperti cara kerja koperasi yang saling menguntungkan.
  • Plesetan 7: “Rasa Biar Saja” – Plesetan ini mengajak kita untuk tidak terlalu memikirkan perasaan dan lebih menikmati momen. Kadang-kadang, kita perlu memberikan diri kita izin untuk ‘biar saja’, dan bersenang-senang dengan hidup tanpa drama berlebihan.

Semua plesetan ini menunjukkan bahwa musik dapat menjadi sarana untuk berkreasi dan memberikan kebahagiaan. Kehadiran plesetan kocak ini juga mencerminkan betapa kreatifnya masyarakat, yang mampu memadukan elemen humor ke dalam musik yang mereka cintai. Dengan melafalkan plesetan ini bersama teman-teman, tentu bisa mengundang tawa dan momen-momen berharga yang tak terlupakan.

Jadi, bagi Anda para penggemar Tulus, tidak ada salahnya untuk mencoba menyanyikan plesetan-plesetan lucu ini di acara karaoke atau hanya sebagai hiburan saat berkumpul. Siapa tahu, dengan kesenangan itu, Anda bisa menciptakan plesetan baru yang lebih unik dan menghibur! Musik memang indah, dan plesetan kocak ini hanyalah salah satu cara untuk mengekspresikan rasa cinta kita pada lagu-lagu kesayangan. Selamat bersenang-senang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *