Berita Viral

Uang Baru BI: 11 Desain Segar dan Alasan di Baliknya

26
×

Uang Baru BI: 11 Desain Segar dan Alasan di Baliknya

Sebarkan artikel ini

Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan uang baru dengan desain yang segar dan modern. Langkah ini bukan hanya sekadar pembaruan visual, tetapi juga merupakan upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang sejarah dan budaya Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas 11 desain uang baru yang menarik serta alasan di balik pemilihan setiap desain tersebut. Mari kita lihat lebih dekat setiap desain dan makna yang terkandung di dalamnya.

  • Uang kertas Rp 1.000: Desain ini menampilkan bunga melati, bunga nasional Indonesia. Pemilihan bunga melati menggambarkan keindahan dan karakteristik keramah-tamahan masyarakat Indonesia. Bunga ini juga melambangkan kesucian dan keanggunan.
  • Uang kertas Rp 2.000: Uang ini menampilkan gambar ikan gangan dan pemandangan laut. Ikan gangan yang menjadi ikon masker tradisional Indonesia melambangkan kekayaan laut Indonesia, serta kesejahteraan yang dihasilkan dari sumber daya alam yang melimpah.
  • Uang kertas Rp 5.000: Uang ini memuat gambar Pahlawan Nasional perlindungan lingkungan, Cut Nyak Dien. Cut Nyak Dien diilustrasikan untuk mengenang perjuangannya dalam melawan penjajahan dan menjaga keberlangsungan sumber daya alam di tanah Aceh.
  • Uang kertas Rp 10.000: Desain uang 10 ribu ini menampilkan gambar burung Garuda. Garuda melambangkan simbol kekuatan dan kedaulatan, serta merupakan lambang negara yang menunjukkan persatuan dan kebanggaan Indonesia.
  • Uang kertas Rp 20.000: Pada uang ini tertera gambar Taman Nasional Komodo dan hewan Komodo. Gambar ini bertujuan untuk menyoroti keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia serta perlunya konservasi untuk melindungi spesies langka.
  • Uang kertas Rp 50.000: Desain uang ini menampilkan sosok Pahlawan Nasional, Sultan Hasanuddin. Ia dikenal sebagai pejuang yang gigih melawan penjajah Belanda. Ilustrasi ini menggambarkan semangat juang dan nasionalisme bangsa.
  • Uang kertas Rp 100.000: Uang ini memuat wajah Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Mereka adalah tokoh proklamasi yang menjadi simbol kemerdekaan dan perjalanan bangsa Indonesia menuju kemandirian.
  • Uang desain khusus untuk sektor ekonomi digital: Dengan adanya uang elektronik yang terintegrasi dengan teknologi, BI memperkenalkan desain uang yang mencerminkan inovasi dan modernitas. Uang ini berfungsi untuk memfasilitasi transaksi digital yang semakin meningkat di masyarakat.
  • Uang dengan bahasa daerah: Sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya, beberapa desain uang baru menampilkan tulisan dalam beberapa bahasa daerah Indonesia, menunjukkan komitmen BI untuk merayakan multikulturalisme.
  • Uang kertas dengan fitur keamanan tinggi: Setiap desain uang baru dilengkapi dengan fitur keamanan yang mutakhir untuk mencegah pemalsuan. Fitur ini termasuk tinta yang berubah warna, watermark, dan benang pengaman yang menyatu dengan kertas uang. Ini menunjukkan upaya BI dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap uang resmi.
  • Uang kertas yang ramah lingkungan: Dalam proses produksinya, BI mempergunakan bahan yang lebih ramah lingkungan serta metode pencetakan yang mengurangi dampak negatif bagi lingkungan. Ini mencerminkan komitmen untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan.

Desain uang baru BI tidak hanya bertujuan untuk memperbarui tampilan fisik uang, tetapi juga untuk menyampaikan pesan-pesan penting mengenai kebudayaan, sejarah, serta nilai-nilai yang harus dijaga oleh masyarakat. Setiap elemen yang dihadirkan dalam desain ini secara cermat dipilih untuk menggambarkan identitas bangsa dan kekayaan yang dimiliki Indonesia. Dengan uang baru ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bangga dalam menggunakan uang yang tidak hanya memiliki nilai nominal, tetapi juga menceritakan kisah dan wartawan dari tanah air.

Dengan peluncuran uang baru ini, Bank Indonesia menunjukkan komitmennya untuk menjaga identitas dan kekayaan budaya Indonesia agar tetap hidup dan relevan di era modern. Semoga dengan pengetahuan tentang desain dan maknanya, masyarakat Indonesia semakin mencintai dan menghargai keberagaman serta kearifan lokal yang ada di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *